Sudah Tau Mitos-Mitos Teknologi Ini?

Skyhugger Tech – Teknologi seringkali dimaksud terikat dengan bukti yang pasti serta ilmiah. Juga demikian, pemakai tehnologi sekarang ini tidak selamanya demikian. Faktanya, ada banyak mitos yang berada di seputar pemakai smartphone serta dipercayai jadi hal yang benar. Diantaranya ialah mitos tentang bahaya isi daya smartphone semalaman, maupun kualitas monitor dipastikan dengan resolusi yang dipakai. Walau tidak di dukung bukti serta keterangan ilmiah yang cukup, ada banyak pemakai yang memercayai hal itu.
Beberapa mitos tehnologi yang masih diakui bersama penuturannya antara lain:
Computer Mac tidak dapat terserang virus
Beberapa tahun kemarin, banyak orang yang mengkaitkan piranti Mac jadi piranti bebas virus. Tetapi kenyataannya, dalam beberapa waktu paling akhir piranti garapan Apple itu jadi mulai tujuan beberapa pengembang malware. Hal ini pada akhirnya disadari oleh Apple, lebih sesudah ada serbuan Trojan yang menjangkiti beberapa ribu piranti Mac pada 2012. Bahkan juga, tahun kemarin, serbuan malware yang membidik piranti Mac bertambah mencolok. Melebihi jumlahnya keseluruhnya serbuan malware ke Mac OS X dari 2010 sampai 2014. Tidak cuma itu, dalam laporan paling baru, satu diantara malware penyandera data, ransomware, diberitakan mulai mengarah piranti Mac. Serbuan malware bernama KeRanger ini adalah yang pertama-tama berlangsung di piranti Mac.
Model peramban incognito bukan bermakna pengakses jadi tidak terlihat

Sampai sekarang ini ada satu miskonsepsi tentang arti model ‘incognito’ atau ‘private’ yang disimpulkan jadi akses dengan account anonim. Tetapi, arti dari kedua model itu tidak demikian. Model itu sebetulnya tidak membuat seorang seakan tidak kelihatan saat terhubung satu situs. Tetapi peramban tidak mencari kisah penelusuran, menaruh bookmarks, maupun masuk automatis pada account yang biasa dibuka. Feature ini menolong menahan orang asing terhubung info situs maupun account pribadi saat terhubung internet di piranti orang. Bukan bermakna feature ini bisa sembunyikan jati diri pengakses atau ISP yang dipakai.
Baterei akan cepat rusak jika selalu di isi lagi
Seiringnya tehnologi berkembang, tingkat manfaat smartphone juga selalu bertambah. Walau bagaimanapun, masih saja ada pencurian data. Satu diantara ialah baterei akan alami rusaknya jika masih di isi daya walau kemampuan telah penuh. Tetapi, kenyataannya tidak ada bukti ilmiah pengisian daya terlalu berlebih bisa merusak baterei. Ini di dukung oleh bukti jika sekarang ini hampir semua smartphone sudah memakai baterei lithium-ion. Type baterei itu nyatanya mempunyai potensi untuk berhenti isi daya saat baterei telah penuh.
Pengisian daya iPhone dikerjakan sesudah baterei betul-betul habis
Mitos lain berkaitan baterei yang cukup popular ialah iPhone semestinya harus di isi saat keadaan baterei ada dalam kosong. Tetapi, Apple jadi pembesut nyatanya menyanggah hal itu. Perusahaan asal Cupertino ini menjelaskan jika baterei yang dipakai pada iPhone memungkinan pemakai isi daya setiap saat. Apple berasalan, baterei lithium-ion yang dipakai itu kerja pada suatu siklus pengisian daya. Jadi, saat pemakai telah mengakhiri satu siklus pengisian daya, iPhone yang telah menyusut dayanya langsung dapat di isi lagi. Tanpa ada butuh menanti keadaan smartphone sampai mati.
Besarnya megapiksel tidak selamanya memastikan kualitas camera

Sekarang ini hampir semua pemakai lihat kualitas camera smartphone berdasar pada ukuran megapiksel. Yang disematkan makin besar megapiksel karena itu makin bagus. Walau sebenarnya ukuran megapiksel tidak selamanya menanjikan potensi camera yang lebih baik. Unsur lain yang merubah potensi camera ialah sensor yang dipakai untuk tangkap sinar. Oleh karenanya, camera dengan resolusi 8MP serta 12MP bisa membuahkan hasil photo yang kira-kira sama. Tetapi, perlu untuk diketahui, makin besar sensor yang dipakai ikut punya pengaruh di hasil pixel yang makin besar. Jadi, satu camera tidak cuma dipastikan dari besarnya megapiksel, tetapi jumlahnya pixel yang dapat dibuat.
Smartphone dengan resolusi monitor besar tidak selamanya lebih baik
Sama dengan camera, beberapa pemakai smartphone yakin jika resolusi monitor yang semakin besar akan punya pengaruh pada kualitas monitor. Karena, resolusi yang semakin besar tetap dihubungkan dengan monitor yang lebih baik. Satu diantara faktanya ialah mata manusia tidak dapat lihat detil lebih dari 300 pixel per inci. Oleh karenanya, penampilan dengan kualitas diatas 300 pixel akan kelihatan sama di mata manusia. Karenanya, perusahaan seperti Apple, sekarang ini lebih konsentrasi pada peningkatan tehnologi monitor yang lebih cerah, daripada monitor dengan potensi mengagumkan.
Tak perlu mematikan computer setiap hari
Beberapa pemakai mungkin yakin jika tidak semestinya satu computer dimatikan tiap hari. Tidak dikit pemakai computer lebih pilih masuk ke model sleep daripada mematikan computer dengan beberapa fakta. Tetapi, rutinitas itu nyatanya bisa menyingkat ketahanan satu computer. Menurut situs Life Hacker, mematikan PC dengan periodik saat tidak dipakai bisa lebih mengirit daya serta membuat beberapa elemen beristirahat. Rutinitas ini bisa membuat elemen atau PC keseluruhannya semakin lebih bertahan lama.
Menempatkan magnet di dekat computer akan hapus semua data
Mitos ini tidak seutuhnya salah, tetapi diperlukan satu magnet yang besar sekali agar bisa meniadakan data dari hard drive computer. Seseorang pakar computer menjelaskan, computer kekinian akan betul-betul rusak saat bertemu dengan magnet yang betul-betul kuat. Diluar itu, medan dari magnet itu harus betul-betul konsentrasi pada piranti yang dituju. Oleh karenanya, magnet yang biasa ditempelkan di kulkas tidak merubah penyimpanan hard drive computer.
Hp bisa sebabkan kanker otak
Radiasi dari hp memang bisa diserap oleh jaringan manusia. Tetapi tidak ada bukti yang cukup kuat untuk menerangkan radiasi itu bisa menyebabkan beberapa sel kanker. National Cancer Institute menjelaskan dampak radiasi dari hp yang punya pengaruh pada jaringan otak, memang masih jadi perhatian. Walau demikian, sampai sekarang ini belumlah ada bukti jika sel dari manusia, maupun hewan yang dipengaruhi radiofrekuensi terjangkit sel kanker.
Jumlahnya tanda signal tidak jamin kualitas lebih baik
Tidak dikit pemakai smartphone yang mengkaitkan jumlahnya batang pada tanda signal jadi pemberi tanda kualitas jaringan. Tetapi, info dari tanda signal sebetulnya tidak memberi info seperti itu. Tanda signal di smartphone pada intinya cuma memberi info tentang tempat pemakai dengan menara jaringan paling dekat. Sesaat kualitas jaringan dikuasai oleh jumlahnya pengakes internet yang ada pada sebuah jaringan.








